Panglima TNI juga mengingatkan bahwa tantangan tugas ke depan akan semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, TNI diminta terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan untuk menghadapi berbagai ancaman dan gangguan yang dapat membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam momentum HUT ke-81 TNI, termasuk bagi penguatan peran TNI di daerah. Di Lampung, hubungan yang terbangun antara pemerintah daerah dan jajaran TNI menjadi salah satu modal penting dalam menjaga kondusivitas sekaligus mendukung percepatan pembangunan.
Upacara diawali dengan susunan pasukan yang menunjukkan keterlibatan unsur TNI dari berbagai matra serta komponen pendukung lainnya. Di bagian awal barisan terdapat kelompok pembawa lambang TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.
Setelah itu, terdapat kelompok korsik Agenda 21 Raden Intan, satu SSK gabungan Perwira Menengah dan Perwira Pertama TNI, serta satu SST gabungan Polisi Militer TNI.
Pasukan kemudian dilanjutkan dengan Batalyon Parade 1 yang terdiri atas Kompi 1 gabungan Yonif PP 848 dan Yonif PP 892, Kompi 2 gabungan Yonif PP 943 dan Yonif PP 944, serta Kompi 3 gabungan Yonif PP 945 dan Yonif PP 944.
Batalyon Parade 2 terdiri atas Kompi 1 dari Lanal Lampung, Kompi 2 dari Brigif 4 Marinir/BS, serta Kompi 3 gabungan Lanud Pangeran M Bun Yamin dan Yon Paskhas 464 Kopasgat.