Selain jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulansari Mirza, Sekretaris Daerah Lampung Marindo Kurniawan, Kapolda Lampung Irjen Helvi Asegaf, Kepala BIN Daerah Lampung Suryono, serta unsur TNI, kejaksaan, Kementerian Agama, Baznas, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Terkait kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau, Gubernur Mirza mengatakan laporan terakhir menunjukkan kondisi mulai membaik, angin tidak lagi terlalu kuat dan sebaran debu vulkanik dari erupsi juga mulai berkurang.
"Erupsi terakhir dilaporkan kemarin. Angin dilaporkan juga tidak terlalu kuat lagi, dan debu juga sudah tidak terlalu banyak lagi, debu dari erupsi Krakatau," ucap Gubernur.
Pemerintah Provinsi Lampung juga melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Kamis untuk membantu meningkatkan peluang terjadinya hujan. Gubernur berharap pelaksanaan OMC dapat membantu kondisi cuaca dan lingkungan udara, khususnya di wilayah Bandar Lampung.
"OMC. Hari ini OMC. Mudah-mudahan hari ini ada di Bandar Lampung OMC-nya," ujarnya.
Di sisi lain, kegiatan belajar mengajar di sekolah akan kembali normal mulai Jumat (11/9/2026). Gubernur mengatakan, kebijakan tersebut mengikuti keputusan terakhir Pemprov Lampung yang memperpanjang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama dua hari akibat kondisi yang sebelumnya terjadi.
"Jumat masuk langsung shalat istisqa di sekolah masing-masing," kata Gubernur.