Potensi budaya Lampung, termasuk kekayaan adat Saibatin dan Pepadun, perlu terus digali dan dikembangkan sebagai identitas daerah yang dapat diperkenalkan melalui pertunjukan seni, kegiatan kebudayaan, dan pengalaman wisata berbasis budaya.
Thomas berharap gagasan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui pembahasan dan perencanaan bersama sehingga upaya pelestarian budaya tidak hanya bergantung pada kegiatan seremonial, tetapi juga tumbuh dari inisiatif komunitas dan partisipasi masyarakat.
Gelar Karya GSMS Provinsi Lampung Tahun 2026 menjadi puncak rangkaian pembelajaran seni yang telah berlangsung di sekolah selama tiga bulan. Dalam kegiatan tersebut, peserta didik menampilkan hasil proses pembelajaran dan kreativitas mereka sebagai bentuk apresiasi terhadap seni dan budaya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap lahir generasi muda yang kreatif, berkarakter, serta bangga terhadap identitas budayanya. Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, seniman, komunitas, dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat ekosistem seni dan budaya sekaligus memastikan kekayaan budaya Lampung tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. (Pemerintah Provinsi Lampung).