Gubernur Mirza Apresiasi Kontribusi Masyarakat Karo dalam Pembangunan Lampung

Redaksi - Sabtu, 04 Okt 2025 - 03:58 WIB
Gubernur Mirza Apresiasi Kontribusi Masyarakat Karo dalam Pembangunan Lampung
-
Advertisements

DESKRIPSINEWS.COM – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri pagelaran budaya Karo di Gedung Cio-cio Marga Silima, Kecamatan Tanjung Seneng, Kota Bandar Lampung pada 3 Oktober 2025.

Acara yang mengusung tema “Bersama Melestarikan Budaya Karo di Era Digitalisasi” dan diselenggarakan oleh Perpulungen Marga Tambar Malem, Persatuan Batak Karo Lampung (Perbakal) tersebut.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa suku Batak telah lama menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial, budaya dan pembangunan di Bumi Ruwa Jurai.

Advertisements

Pada momen yang sama, Gubernur Mirza turut menekankan bahwa keberagaman etnis dan budaya di Lampung adalah kekuatan besar yang harus terus dirawat.

“Lampung ini miniatur Indonesia. Ada adat Lampung dengan falsafah Piil Pesenggiri, ada Jawa, Sunda, Bali, Minang, Bugis, Tionghoa, dan tentu ada saudara-saudara kita dari Karo. Semua sudah menjadi bagian penting dalam membangun Lampung secara bersama-sama,” ujarnya.

Lebih jauh, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa Pancasila sebagai ideologi bangsa tidak lahir dari ruang kosong, melainkan berakar pada kekayaan adat dan budaya Nusantara.

Menurutnya, sejarah bangsa membuktikan Pancasila mampu menyatukan Indonesia justru karena bersandar pada tradisi dan nilai-nilai lokal yang telah hidup berabad-abad.

Advertisements

“Pancasila kita kuat karena disangga oleh budaya. Kalau adat dan identitas ditinggalkan, ideologi Pancasila akan kehilangan daya rekatnya. Karena itu saya mendorong seluruh etnis di Lampung, termasuk masyarakat Karo, untuk memperkuat identitasnya. Semakin kokoh budaya kita, semakin kokoh pula kesatuan bangsa,” tegasnya.

Gubernur Mirza mencontohkan, Lampung yang dihuni oleh berbagai etnis bisa menjadi bukti nyata bagaimana keberagaman justru melahirkan harmoni.

“Orang Karo, orang Jawa, orang Sunda, orang Bali, semuanya dianggap saudara. Dan yang datang pun merasa Lampung adalah rumah mereka. Itu kekuatan besar Lampung yang harus kita jaga bersama,” jelasnya.

Gubernur Mirza juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi masyarakat Karo dalam berbagai bidang dan ia mengakui masyarakat Karo adalah mitra setia yang selalu ada dalam perjuangan, bahkan ketika jumlah mereka tidak sebanyak etnis lain.

Advertisements

“Masyarakat Karo jumlahnya memang tidak banyak, tapi semangatnya luar biasa. Mereka selalu hadir di saat-saat penting, ikut berjuang, ikut mendukung. Itu kontribusi yang sangat besar, yang tidak bisa saya lupakan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, ia berpesan kepada generasi muda Karo di Lampung agar tidak meninggalkan akar budayanya. Menurutnya, pelestarian budaya bukan sekadar romantisme masa lalu, melainkan kunci memperkuat jati diri bangsa di era globalisasi.

HALAMAN:
Advertisements
Share:
Editor: Redaksi
Source:

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Deskripsinews.com. All Right Reserved.