Kematian dan kelaparan melanda Gaza: 800 ribu penduduk menghadapi kematian

Leo Saputra - Minggu, 14 Jan 2024 - 06:45 WIB
Kematian dan kelaparan melanda Gaza: 800 ribu penduduk menghadapi kematian
Kelaparan melanda Gaza - Net
Advertisements

Deskripsinews.com, Lampung – Sabtu tanggal 23 kantor Media Gaza menyatakan bahwa blokade Israel terhadap wilayah tersebut mengakibatkan 800 ribu penduduk di wilayah Gaza dan wilayah utara Gaza menghadapi kematian karena kelaparan dan kehausan.

Dalam hal ini dijelaskan bahwa kedua wilayah membutuhkan 1.300 truk, 600 truk untuk wilayah utara dan 700 truk untuk Kota Gaza untuk mebawa makanan setiap hari untuk mengatasi krisis kelaparan

Laporan tersebut menunjukkan bahwa Israel mempercepat laju kelaparan yang sesungguhnya dan membunuh 14 orang syuhada yang mencoba mendapatkan makanan (tanpa memberikan rincian mengenai kematian tersebut).

Media Gaza memperingatkan upaya yang disengaja oleh tentara Israel untuk menyebabkan kelaparan nyata di kota Gaza dan bagian utara daerah kantong tersebut.

Advertisements

Mereka juga menyoroti tindakan militer Israel yang terus-menerus mencegah bantuan, perbekalan, makanan, dan perbekalan lain memasuki wilayah-wilayah tersebut, serta menembaki truk-truk yang berusaha mencapai wilayah tersebut, menargetkan jaringan pipa dan sumur air minum, serta menghambat semua aspek kehidupan.

Pernyataan tersebut menyatakan bahwa komunitas internasional, Amerika Serikat, dan pendudukan” bertanggung jawab penuh atas konsekuensi bencana dan mematikan dari kelaparan dan kehausan, dan menuntut agar mereka “segera menghentikan perang.”

Sejak 7 Oktober 2023, Israel terus menutup perlintasan antara Gaza dan dunia luar. Perlintasan Rafah, perbatasan anatar Gaza dan Mesir, dibuka sebagian untuk masuknya bantuan terbatas, keluarnya puluhan orang pasien dan korban luka serta beberapa pemegang paspor asing.

Pada 24 November, Israel mengizinkan sejumlah kecil bantuan kemanusiaan memasuki Jalur Gaza melalui penyeberangan Rafah, dalam jeda satu minggu yang dicapai antara faksi di Gaza dan Israel. Jeda kemanusiaan ini dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat. Jeda tersebut mencakup kesepakatan pertukaran sandera.

Advertisements

Masuknya truk ke wilayah selatan Gaza telah dibatasi sejak 7 Oktober.

Sejak itu, tentara Israel telah melancarkan perang destruktif di Gaza, yang mengakibatkan, hingga Sabtu, 23.843 korban jiwa dan 60.317 orang terluka, kebanyakan anak-anak dan perempuan, serta kerusakan besar pada infrastruktur dan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, menurut otoritas Gaza dan PBB.

Advertisements
Share:
Editor: Leo Saputra
Source:

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Deskripsinews.com. All Right Reserved.