Gubernur Mirza juga mengingatkan para jemaah untuk memperkuat keyakinan, memperbaiki shalat, mengikuti tata tertib dan rukun haji, serta saling melayani antar sesama jemaah.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dengan jutaan umat muslim dari berbagai negara yang akan ditemui di Tanah Suci.
“Bapak Ibu sekalian adalah duta bagi Pemerintah Provinsi Lampung. Sikap Bapak Ibu sekalian di Tanah Suci akan mencerminkan keadaan daerah kita. Untuk itu, saya titip, jaga silaturahmi, ikuti rukun dan tata tertib haji, saling melayani, bertutur kata sopan, dan yang paling penting saling mendoakan,” pesan Gubernur Mirza.
Di akhir sambutannya, Gubernur Mirza memohon doa dari seluruh jemaah haji agar Provinsi Lampung menjadi daerah yang lebih baik, melahirkan generasi-generasi yang shaleh dan generasi-generasi emas, serta mampu memberangkatkan lebih banyak lagi jemaah haji setiap tahunnya.
Mirza juga mendoakan agar seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur, dan keluarga mereka dapat menyusul ke Tanah Suci di tahun-tahun mendatang.
Sementara itu, Plt.Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Erwinto menyampaikan bahwa Jamaah Haji Provinsi Lampung yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Jakarta Pondok Gede Tahun 1446 H/ 2025 M berjumlah 7.050 jemaah. Dengan Jumlah kloter sebanyak 19 kloter, dimana tiap kloter berjumlah 393 jemaah.
Adapun Jemaah haji tertua se-Provinsi Lampung umur 107 tahun atas nama Sutiah Sunyoto asal Kabupaten Lampung Selatan Yang tergabung dalam Kloter JKG 19.
Lalu Jemaah haji termuda se-Provinsi Lampung umur 18 tahun Atas nama Muhammad Bahauddin asal Kabupaten Lampung Utara Yang tetgabung dalam Kloter JKG 15.
“Untuk kloter 04 JKG yang akan di berangkatkan hari ini Jemaah Haji Usia Tertua umur 89 Tahun atas nama Suwarti Suratadam dan Jemaah Haji Termuda umur 18 Tahun atas nama adinda devista maharani,” ujarnya. (*)