Ia mengapresiasi kader PKK yang telah memanfaatkan lahan untuk kegiatan produktif. Selain pemanfaatan hasil tanaman, ia juga mendorong pengelolaan limbah agar dapat digunakan kembali sebagai pupuk atau kebutuhan lainnya.
“Ini luar biasa, ibu-ibu sudah memanfaatkan lahan dengan menanam berbagai tanaman. Tidak hanya tanamannya yang dimanfaatkan, tetapi limbahnya juga bisa diolah kembali sehingga tidak terbuang,” katanya.
Pengembangan potensi lokal juga dilakukan melalui KWT Desa Nibung yang mengelola kebun dengan berbagai tanaman hortikultura. Dalam kunjungan tersebut, Batin Wulan turut memanen terong dan kacang panjang yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat maupun dijual sebagai tambahan pendapatan.
Selain lahan produktif, masyarakat Desa Nibung mengembangkan pengelolaan sampah melalui Bank Sampah yang dikelola KWT. Sampah rumah tangga dipilah dan sebagian diolah menjadi berbagai kerajinan, seperti tas, pot bunga, piring, dan produk kreatif lainnya.
Upaya tersebut dinilai dapat menghubungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan kegiatan ekonomi masyarakat.
“Ini kreatif, luar biasa. Sampah bisa dimanfaatkan menjadi barang berguna dan bernilai ekonomis, dan yang paling penting lingkungan menjadi bersih,” ujarnya.