PM-AAS dan POC Dongkrak Produktivitas Padi, Gubernur Mirza Perkuat Kemandirian Petani

Redaksi - Jumat, 21 Agt 2026 - 11:36 WIB
PM-AAS dan POC Dongkrak Produktivitas Padi, Gubernur Mirza Perkuat Kemandirian Petani
Foto: Dok. Pemprov Lampung -
Advertisements

Selain mendukung penerapan PM-AAS, Pemprov Lampung juga mengembangkan program Pupuk Organik Cair (POC) sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kemandirian sarana produksi pertanian.

Gubernur mengatakan program POC yang dikembangkan Pemprov Lampung merupakan hasil riset yang telah dilakukan sejak 2017 dan kemudian diadopsi menjadi program pemerintah daerah.

Advertisements

"Tahun ini sudah saya selesaikan, tahun kemarin 500 titik desa, tahun ini 2.000 desa. Berarti nanti ada 2.500 desa. Total semuanya 4 juta liter saya bagikan kepada seluruh petani," jelasnya.

Gubernur menargetkan seluruh lahan pertanian Lampung secara bertahap dapat memperoleh dukungan POC.

Ia juga menyebutkan bahwa penerapan PM-AAS yang dipadukan dengan POC menunjukkan hasil positif terhadap produktivitas tanaman.

"Ini kita sudah kolaborasi dengan PM-AAS dengan metode penanaman Pak Amran dan alhamdulillah ada peningkatan produktivitas, naik 10 persen lebih. Jadi ini adalah program pemerintah pusat berkolaborasi dengan program Pemerintah Provinsi Lampung dan manfaatnya langsung dirasakan oleh petani," ungkapnya.

Advertisements

Gubernur menambahkan, Pemprov Lampung menargetkan produksi padi pada 2026 dapat mencapai sekitar 3,5 juta ton.

Target tersebut akan didukung melalui berbagai strategi, antara lain peningkatan produktivitas, peningkatan indeks pertanaman (IP), penguatan irigasi, penggunaan benih unggul, serta perluasan penerapan teknologi pertanian modern.

Dengan semakin luasnya penerapan PM-AAS dan peningkatan indeks pertanaman, Gubernur optimistis produksi padi Lampung dapat terus meningkat.

"Ketika PM-AAS ini lebih banyak diterapkan di seluruh sawah di Provinsi Lampung, dan IP juga naik tahun depan, saya yakin kita bisa sampai 4 juta ton," ujarnya.

Advertisements

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal juga menegaskan Lampung Tengah memiliki posisi strategis dalam pembangunan pertanian Lampung. Sekitar 20 persen petani di Provinsi Lampung berada di Kabupaten Lampung Tengah.

"Kalau memajukan Provinsi Lampung, tengahnya Lampung yaitu Lampung Tengah ini harus didongkrak, harus dimajukan," tegasnya.

Karena itu, Pemprov Lampung juga tengah mencari mekanisme agar dapat turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan infrastruktur jalan desa yang menjadi penunjang aktivitas masyarakat dan sektor pertanian.

Advertisements
Share:
Editor: Redaksi
Source:

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Deskripsinews.com. All Right Reserved.