DESKRIPSINEWS - Pemerintah Kota Bandar Lampung menjadikan Sensus Ekonomi 2026 atau SE2026 sebagai data utama untuk memperkuat iklim investasi dan menaikkan kelas UMKM di daerah.
Wali Kota Bandar Lampung menyebut, data dari BPS ini akan jadi “kompas” dalam menyusun kebijakan ekonomi 5 tahun ke depan. Tanpa data yang valid, program bantuan sering meleset sasaran.
3 Fokus Pemkot Usai Sensus Selesai:
1. Pemetaan UMKM Lebih Akurat
SE2026 akan memotret jumlah pelaku usaha, jenis sektor dominan, hingga sebaran UMKM per kecamatan. Dengan peta ini, Pemkot bisa menyalurkan pelatihan, akses pembiayaan, dan digitalisasi usaha tepat sasaran. UMKM mikro nggak lagi “tenggelam”.
2. Magnet Baru untuk Investor
Hasil sensus akan dikemas jadi profil investasi Bandar Lampung. Data soal potensi pasar, jumlah tenaga kerja, dan sektor unggulan jadi nilai jual untuk menarik investor masuk. Tujuannya: buka lapangan kerja baru.
3. Kebijakan Berbasis Data, Bukan Asumsi
Selama ini banyak program ekonomi jalan tanpa basis data rill. Lewat SE2026, Pemkot mau memastikan setiap kebijakan, dari bazar UMKM sampai insentif usaha, benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
BPS dijadwalkan melaksanakan SE2026 secara serentak di seluruh Indonesia. Pemkot Bandar Lampung mengajak seluruh pelaku usaha untuk ikut berpartisipasi, karena 1 data yang diisi bisa berdampak ke ribuan UMKM lain.